Main Article Content
Abstract
Abstrak – Maskapai Garuda Indonesia Airlines mengoperasikan sebanyak 144 pesawat untuk melayani rute domestik maupun rute internasional. Garuda Indonesia mempercayakan perbaikan dan perawatan pesawat (maintenance), serta technical handling kepada PT. GMF AeroAsia, Tbk. Pada operasional maskapai terdapat kemungkinan terjadinya technical delay yang mempengaruhi On Time Performance sebuah pesawat. Technical delay adalah keterlambatan penerbangan yang tidak sesuai dengan jadwal terjadi akibat penanganan teknik. Penelitian ini membahas faktor-faktor terjadinya technical delay yang mempengaruhi On Time Performance maskapai Garuda Indonesia Airline berdasarkan data selama satu tahun. Data technical delay selama tahun 2018 dikumpulkan dan dianalisis menggunakan metode Pareto. Hasil analisis menunjukkan technical delay disebabkan penanganan teknik yang tidak efektif dan efisien. Data yang didapatkan menunjukkan 19 kali (52,78%) technical delay yang disebabkan oleh delay code 41, 9 kali (25%) disebabkan oleh delay code 43, dan 8 kali (22,22%) yang disebabkan oleh delay code 46 dari total 36 kali technical delay sepanjang tahun 2018. Analisis pareto ATA chapter menunjukkan ATA 28, ATA 27, dan ATA 52 mendominasi technical delay.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
