Main Article Content

Abstract

Kontribusi industri transportasi udara sebesar 2% dari emisi CO2 dunia memerlukan usaha penurunan emisi dari pengembangan desain pesawat udara. Penurunan emisi dapat dilakukan dengan menurunkan konsumsi bahan bakar pada desain yang lebih baru dari pengembangan desain pesawat terbang. Perbandingan data spesifikasi dari B737 familly dan A320 dilakukan pada penelitian ini untuk menentukan kontribusi teknologi material ringan dan teknologi engine pada penurunan emisi. Perkembangan generasi desain yang lebih baru dari pesawat pada kelas yang sama menghasilkan peningkatan berat kosong (Operating Empty Weight, OEW), MTOW (Maximum Take Off Weight), dan persentase OEW/MTOW dibandingkan pesawat generasi sebelumnya. Perhitungan perkiraan konsumsi bahan bakar dari pesawat B737-300 dan B737-700 menunjukkan penurunan emisi dipengaruhi oleh perkembangan teknologi engine yang lebih hemat bahan bakar daripada perkembangan teknologi material ringan pada struktur pesawat terbang. Efektifitas penurunan emisi dipengaruhi oleh jarak terbang pesawat.      


 


Air transport industry has 2% contribution in CO2 emission need emission reduction effort from aircraft design improvement. Emission reduction could be done by decrease fuel consumption for next aircraft design. Aircraft specification data among B737 and A320 family was compared to determine contribution of light aircraft material technology and engine technology for emission reduction. Aircraft with newer design have higher Operating Empty Weight, Maximum Take Off Weight, and percentage of OEW/MTOW than older design. Fuel consumption estimation between B737-300 and B737-700 shown emission reduction more affected by Engine technology improvement that reduce fuel consumption rather than light material technology for airframe. Reduction of emission also affected by flight distance.

Keywords

Emis desain pesawat udara B737 konsumsi bahan bakar

Article Details

How to Cite
Mufti Arifin, & Fara Vania Utami. (2019). Analisis Pengurangan Emisi CO2 Pada Perkembangan Desain Pesawat Udara . Jurnal Teknologi Kedirgantaraan, 4(1), 37-43. https://doi.org/10.35894/jtk.v4i1.228

References

  1. ___, 2013. IATA Technology RoadMap. 4th edition. German Aerospace Center and Georgia Institute of Technology.
  2. ___, 2005. Reducing Aviation Emissions, The Manufacturer’s Perspective. ICAO. www.icao.int, diakses 1 Januari 2019.
  3. Umaro, Shafrizal. 2016. Analisa Perbandingan MTOW, OEW, dan MZFW untuk Kebutuhan Desain Konseptual Berat Pesawat Transport Komersial. Tugas Akhir. Fakultas Teknologi Kedirgantaraan. Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Jakarta.
  4. IPPC.1990. IPCC First Assessment Report. Volume III : WG III Formulation of Response Option Strategies.
  5. __, Boeing. 2005. 737 Airplane Characteristic for Airport Planning. Boeing Commercial Airplanes.
  6. __, Boeing. 2018. 737 MAX Airplane Characteristic for Airport Planning. Boeing Commercial Airplanes.
  7. __, Airbus. 2016. A320 Aircraft Characteristic Airport and Maintenance Planning. Airbus SAS. Blagnac.
  8. __, Boeing. 2005. 737-300 Flight Crew Operation Manual. The Boeing Company.
  9. __, Boeing. 2005. 737-300 Flight Crew Operation Manual. The Boeing Company.
  10. __, Boeing. 2014. 737-600/-700/-800/-900/-900ER Flight Crew Operation Manual. The Boeing Company.
  11. Hermawan, Rizky. 2017. Perhitungan Emisi Pada Lima Rute Domestik Terpadat di Indonesia Berdasarkan Tipe Pesawat. Tugas Akhir. Fakultas Teknologi Kedirgantaraan. Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Jakarta.
  12. Nofiandi, Ilma. 2018. Perbandingan Payload Range Pesawat Boeing 737-800 Antara Desain dan Operasional Menurut Rute Domestik. Tugas Akhir. Fakultas Teknologi Kedirgantaraan. Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Jakarta.
  13. Verstraete, Jeroen. 2012. Creating a Life-Cycle Assesment of an Aircraft. Department of Auatomotive and Aeronautical Engineering. Hamburg University of Applied Sciences. Hamburg.