Main Article Content

Abstract

Penggunaan gaya dorong secara maksimal secara terus menerus dapat mempersingkat usia mesin pesawat dan juga tentunya akan menambah biaya perawatan pesawat tersebut. Sebuah metode untuk meng-optimalkan pemakaian mesin dengan membatasi kinerja mesin agar mesin tidak bekerja dengan tenaga maksimal dinamakan Derate Thrust. Penelitian ini membahas mengenai perhitungan efektivitas Derate Thrust pada saat  takeoff pada pesawat A320-200 dengan menggunakan engine CFM56-5B pada bulan Januari sampai Maret 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perhitungan yang menggunakan rumus-rumus Derate Thrust yang dikeluarkan oleh pihak manufaktur engine yaitu CFM. Selanjutnya akan dilakukan perbandingan antara data aktual dengan perhitungan manual. Hasil dari perhitungan manual efektivitas Derate Thrust untuk PK-A1, PK-A2, dan PK-A3 selama bulan Januari sampai Maret 2016 tertinggi yaitu pada bulan Februari sebesar 25.559% dengan EGT 699 0C pada pesawat PK-A1. Berdasarkan hasil tersebut maka temperature berbanding terbalik dengan effektivitas Derate Thrust dan temperature merupakan faktor penting dalam pengoperasian Derate Thrust.


 


Service life of airplane engine will be shortened by operating maximum thrust at continuous operation and also maintenance cost become higher. A method to optimize engine operation by limiting the maximum thrust is applied during operation called Derate Thrust. This study discusses calculation of Derate Thrust effectiveness at landing operation of A320-200 with CFM56-5B engine during period January until March 2016. Calculation is based on Derate Thrust formulas provided by manufacturer, CFM. Then, comparison between actual data and calculation is shown. The results show the derate thrust effectiveness for PK-A1, PK-A2, and PK-A3 is higher on March with value of 25.559% and EGT 699 0C for PK-A1. Based on the results, temperature is inversely proportional to Derate Thrust effectiveness and temperature is a key factor during application of Derate Thrust.

Keywords

R¬educe Thrust Assumed Temperature Derate Thrust

Article Details

How to Cite
Studi Perhitungan Efektivitas Derate Thrust Engine CFM56-5B Pada Pesawat Airbus A320-200. (2017). Jurnal Teknologi Kedirgantaraan, 2(2), 76-83. https://doi.org/10.35894/jtk.v2i2.209

References

  1. Chiles, Patrick, 2011, “When Less is More : Reduced Thrust Takeoff offer safety Benefits, as well as Econoics Benefits”, FAA, USA.
  2. Chenghong, Yan., 2002, “Reduced Thrust Takeoff”, International Council of the Aeronautical Sciences Congress.
  3. Brady, Chris., 2008, “Assumed Temperature Thrust Reduction”, The Boeing 737 Technical Site.
  4. FAA Advisory Circular., 1988, “Reduced and Derated Takeoff Thrust (Power) Procedures” , No.25-23.
  5. Henry, Boris., 2006, “Enhanced Reduced Thrust at Takeoff”, Airbus S.A.S., Toulouse, France.
  6. _____2016, airbus derate thrust http://www.oaviao.com/derated-.html diakses pada tanggal 20 Juni 2016.
  7. _____2016, Aircraft Spesification http://airliners.net diakses pada tanggal 20 Juli 2016.
  8. _____2016, Aircraft Spesification www.airbus.com diakses pada tanggal 20 Juli 2016.
  9. _____2016, Pengetahuan Bandar udara http://bandara.web.id/pe-ngertian-lepas-landas.html diakses pada tanggal 14 Juni 2016.
  10. _____2016, Bandar Udara Halim Perdana Kusuma http://bandara.web.id/bandarudarahalimperdanakusuma, diakses pada tanggal 11 juli 2016
  11. _____2016, Bandar Udara Hang Nadim http://bandara.web.id-bandarudarahangnadim, diakses pada tanggal 11 juli 2016
  12. _____2016, Bandar Udara Kualanamu http://kualanamuairport.co-.id/id/airport/airport-technical-information, diakses pada tanggal 11 juli 2016
  13. Ting, Dennis., 2009, “Reduced and Derate Thrust” Performance Engineer-Operations Course.
  14. _____2014, “Basic Engine” Engine Performance.
  15. _____2016,’ “Total air temperature” Batam Aero Technic.